Jumat, 09 Maret 2018

Wisata Teras Kaca Ujung Pantai Selatan

Wisata Teras Kaca Ujung Pantai Selatan

Destinasi wisata di Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, semakin beragam. Salah satunya teras kaca di Pantai Nguluran, Desa Girikarto, Kecamatan Panggang yang sempat menjadi viral di media sosial, karena lokasinya yang terletak di pinggir tebing.

Lokasi pantai yang terletak di barat Pantai Gesing ini beberapa minggu terakhir menjadi pembicaraan para warganet karena memiliki keunikan. Untuk ke sana tak perlu takut karena lokasinya mudah ditempuh hanya sekitar 300 meter dari Pantai Gesing dengan jalan yang cukup mudah.

Teras kaca ini menghadap ke Samudra Hindia sehingga sejauh mata memandang akan melihat hamparan lautan, untuk sisi selatan dan Barat. Sisi timur pengunjung menyaksikan batu karang.

Berfoto di atas teras kaca dapat merasakan sensasi menegangkan layaknya berdiri di atas laut dengan ombak besar dan karang tajam di bawahnya. Sebenarnya lokasi tersebut milik pribadi dan akan digunakan sebagai rumah. Namun sudah viral maka dibuka untuk umum.

Setiap hari ratusan pengunjung rela mengantre hanya untuk berfoto di lokasi tersebut. "Sudah viral dan banyak yang berminat maka diputuskan dibuka untuk umum," kata pemilik Lokasi, Raja Nasution kepada wartawan, Rabu (6/3/2018).

Teras kaca ini memiliki luas 25 meter persegi, dengan konstruksi bangunan sudah memperhatikan standardisasi keamanan, salah satunya dengan pemilihan kaca yang tebalnya 13 milimeter. "Kami juga sering mengecek kondisi teras kaca sehingga aman digunakan," katanya
Namun untuk beberapa hari ke depan lokasi ini ditutup sementara karena ada perbaikan. Hal itu diunggah dalam akun media sosialnya.

Salah seorang pengunjung asal kota Sukoharjo, Jawa Tengah, David, mengaku takjub dengan wahana tersebut. Bersama istrinya menghabiskan seharian bersama di sana. Pasalnya, tak hanya teras namun pemandangan di sekitar cukup indah. "Habis dari sini ke Pantai Gesing untuk menikmati kuliner," katanya.

Dapur Bersih Ala Chef Marinka

Dapur Bersih Ala Chef Marinka

Dapur merupakan salah satu ruangan terpenting yang ada di dalam rumah. Perannya cukup vital bagi si penghuni, yakni sebagai tempat mengolah makanan pokok agar siap disajikan.

“Makanan yang sehat (bergizi) dimulai dari dapur yang bersih,” ucap Chef Marinka saat menghadiri acara talkshow di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Rabu (7/3/2018).

Makanan bergizi dan bersih merupakan komponen terpenting yang harus diperhatikan ibu rumah tangga dan anggota keluarga lain dalam menyajikan hidangan. Makanan sehat di sini berarti makanan yang di dalamnya mengandung gizi seimbang  seperti kalori, karbohidrat, lemak, dan protein.

Selain itu, makanan yang sehat tidak mengandung kuman pembawa penyakit dan zat racun yang membahayakan tubuh. Nah, kalau dapur kotor bisa jadi salah satu penyebab datangnya kuman.

“Kita sering merasa bahwa alat-alat yang ada di dapur sudah bersih, tapi nyatanya belum. Jadi, kita harus benar-benar memperhatikan hal ini secara detail,” ujar Chef yang bernama lengkap Maria Irene Susanto itu.

Pertama-tama, ia menyarankan untuk menggunakan material yang mudah dibersihkan seperti stainless steel.

Bahan itu lebih mudah dirawat dan dibersihkan, yakni cukup dengan sabun dan air bersih. Selain itu, stainless steel juga tahan lama dan secara fisik kuat, jadi cukup awet untuk digunakan sehari-hari.

Selanjutnya yang sering juga menjadi masalah kebersihan di dapur adalah saluran pembuangan wastafel. Alat-alat dapur yang dibersihkan biasanya meninggalkan bekas sampah dan kotoran pada saluran itu. 

Chef Marinka menyarankan untuk selalu membersihkan sisa-sisa makanan yang tersangkut di saluran pembuangan tersebut agar terhindar dari bau tak sedap dan bakteri yang menumpuk.

“Kadang memang susah untuk membersihkannya. Saya punya cara yang simple, yakni dengan sedotan yang ujungnya digunting dan bisa digunakan untuk menjaring kotoran yang masih nyangkut di wastafel,” tambahnya.

Kemudian untuk dapur yang lebih higienis, Chef Marinka biasa menggunakan cooker hood atau kap kompor untuk menarik uap dan debu di dapur. Namun, alat ini juga perlu diperhatikan kebersihannya. Paling tidak, dalam jangka waktu dua bulan, alat ini harus dibersihkan berkala.

Pakem dan Larangan Pakai Kain Batik dan Kebaya

Pakem dan Larangan Pakai Kain Batik dan Kebaya

kain tradisional seringkali menjadi pilihan busana untuk menghadiri beragam acara resmi. Namun ternyata, memakai kebaya dan kain tak bisa dilakukan dengan "sembarangan".

Ada beberapa pakem, bahkan hal-hal yang tidak boleh dilakukan.

Salah satu inisiator gerakan "Perempuan Berkebaya", Lia Nathalia menuturkan, pada dasarnya kebaya adalah pakaian dengan kancing di bagian depan.

Sehingga, jika ada kebaya dengan kancing atau penutup di bagian belakang, samping atau variasi lainnya sebetulnya tak bisa disebut kebaya.

"Yang disebut kebaya intinya yang menutup di depan, bukaannya di depan."

"Jadi kalau dibuka di belakang bukan kebaya. Fesyen mungkin, tapi kebaya tidak," ujar Lia saat ditemui dalam sebuah acara di Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta, Kamis (8/3/2018) kemarin.

Untuk datang ke acara resmi, menurut dia, ada beberapa pakem. Salah satu pakem umum adalah cara memakai kain tradisional.

Untuk perempuan, kain harus menutup dari kiri ke kanan. Sementara, untuk laki-laki dari kanan ke kiri.

Meskipun, pada beberapa acara resmi di Yogyakarta dan Solo hal itu berlaku sebaliknya.

Pakem lainnya, misalnya saat berkunjung ke keraton Yogyakarta atau Solo, jangan memakai batik bermotif parang. Sebab, semakin besar ukuran parang, maka kain itu diperuntukkan bagi raja.

Larangan lainnya adalah tidak memakai batik berwarna cokelat, misalnya Sido Asih, untuk datang ke acara pernikahan. Sebab motif batik tersebut pada umumnya digunakan oleh pengantin.

Jika mau aman, kata Lia, dengan memakai batik pesisir. Seperti Pekalongan, Cirebon, Lasem, dan lainnya.

"Untuk ngakalin misalnya kita enggak tahu, pakailah batik pesisir. Aman, tidak bakal salah," ucap dia.

Lebih jauh Lia mengatakan, memakai kebaya dan kain sebetulnya tidak ribet. Tidak ada aturan khusus untuk memasangkan kebaya dan kain sebagai bawahannya.

Ia pun pada acara kemarin memadukan kebaya Jawa Tengah dan kain Lombok. Jadi, orang memang bisa dengan bebas memadupadankan kebaya dan batik sesuai selera.

"Saya modifikasi, enggak masalah. Warna juga. Kecuali mau ke acara resmi," tutur anggota Komunitas Kebaya, Kopi, dan Buku itu.

Sementara untuk ukuran kebaya, Lia melihat ada kesalahan persepsi di masyarakat bahwa mereka yang memakai kebaya haruslah yang memiliki tubuh ramping dan ideal.

Padahal, banyak orang di zaman dahulu memakai kebaya dalam ukuran yang longgar. Bahkan dengan garis bahu yang turun hingga ke lengan atas.

"Banyak faktor yang membuat orang salah persepsi, dan akhirnya membuat orang jengah dalam berkebaya dan berkain," tuturnya.

Drone Bisa Bantu Atasi Mati Lampu

Drone Bisa Bantu Atasi Mati Lampu

Wahana terbang nirawak alias drone bisa dimanfaatkan untuk berbagai macam hal lain di luar keperluan rekreasional atau pembuatan video.

Di Puerto Rico, misalnya, perusahaan listrik Duke Energy asal North Carolina, AS, mempekerjakan drone dalam upaya memperbaiki jaringan listrik yang porak poranda pasca Badai Maria menghantam negeri tersebut tahun lalu.  

Ada lima drone untuk menjalankan tugas-tugas berbahaya yang biasanya ditangani oleh manusia, seperti mencari tiang listrik yang tumbang di tengah hutan dan memasang kabel listrik di wilayah yang sulit dijangkau.

Sebelum ada drone, para pekerja manusia mencari sendiri jaringan listrik yang rusak dengan menjelajah daerah-daerah rawan bahaya macam pegunungan dan jurang. Begitu ditemukan, para pekerja mesti menyambungkan kabel antar tiang listrik secara manual.

Sekarang tugas yang melelahkan itu bisa diambil alih oleh drone, termasuk urusan memasang kabel di ketinggian tiang listrik, tanpa resiko cedera untuk para pekerja manusia. Drone pun bisa lebih cepat menemukan jaringan listrik yang rusak di antara belantara rimba hutan tropis Puerto Rico.

“Kami sedang sekali dengan kemampuan teknologi ini (drone) untuk mengurangi risiko yang dihadapi pekerja setiap hari, seperti bekerja di ketinggian, di sekeliling perangkat berlistrik, dan di ruang terbatas,” sebut manajer sistem aerial Duke Energy, Jacob Velky, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Wired, Selasa (6/3/2018).

Jenis drone yang digunakan oleh Duke Energy adalah quadcopter Zoe dari AceCore Technologies. Dengan banderol mulai 15.000 dollar AS (Rp 206 juta) per unit, drone untuk profesional ini sanggup mengangkut beban seberat 11,7 kg, bisa terbang selama 40 menit, dan turut dilengkapi kamera.

Penggunaan drone berhasil menghemat waktu dan biaya untuk Duke Energy, tapi perusahaan itu tak mau mengungkapkan berapa persisnya penghematan yang dihasilkan.

Duke Energy sendiri sudah beberapa tahun belakangan memakai drone dalam kegiatan operasional. Sebanyak 30 karyawannya terlatih dan memiliki lisensi untuk menerbangkan drone kelas industri. Dua di antaranya dipekerjakan di Puerto Rico untuk membantu 200 orang pekerja dalam memulihkan jaringan listrik.

6 Cara Kembalikan Semangat Kerja

6 Cara Kembalikan Semangat Kerja

Membuat diri tetap bersemangat dalam bekerja nyatanya tidak semudah membalikkan telapak tangan. Rutinitas yang sama setiap hari membuat kita bosan, bahkan menjadi malas saat bekerja. Alhasil, performa kerja pun menjadi menurun begitu juga dengan tingkat produktifitas.
Agar kembali bersemangat dalam bekerja, Anda butuh sesuatu yang sedikit berbeda dari biasanya. Simak 6 cara untuk mengembalikan semangat kerja berikut ini.

1. Selesaikan Tugas secara Perlahan

Kertas kerja yang berserakan di meja menghilangkan mood saat bekerja. Jangankan menyelesaikan, melihat tumpukan kertas kerja saja sudah membuat Anda malas. 
Tugas yang ada di kantor tidak akan pernah habis.

Setelah tugas yang satu selesai, ada saja tugas lain yang harus dikerjakan. Agar tugas tidak menumpuk, selesaikan tugas secara perlahan. Cicil tugas demi tugas setiap hari sehingga satu per satu tugas dapat diselesaikan tepat waktu.
Mulailah dari tugas yang paling mudah terlebih dahulu. Setelah itu, lanjut ke tugas yang sedikit lebih sulit.

2. Minta Bantuan Rekan Kerja
Tugas yang diberikan atasan lebih mudah jika dikerjakan secara bersama-sama. Artinya, jika Anda kurang mampu mengerjakan tugas tersebut, jangan ragu untuk meminta bantuan rekan kerja yang ada di samping meja kerja.
Untuk menciptakan chemistry antarsesama rekan kerja, jalin hubungan yang baik. Dengan begitu, tidak ada rasa sungkan saat hendak meminta bantuan, terutama saat menyelesaikan tugas dari bos.
Selain meringankan beban kerja, chemistry bersama rekan kerja akan membuat dirimu nyaman saat bekerja di kantor.

3. Sulap Meja Kerja Menjadi Tempat yang Menyenangkan
Jika Anda malas melihat meja kerja yang tatanannya begitu-begitu saja, coba sulap meja kerja menjadi tempat yang sangat menyenangkan. Anda bisa mengganti peralatan kerja lama menjadi peralatan kerja baru agar meja kerja terlihat lebih fresh.
Menyulap meja kerja menjadi tempat yang menyenangkan tidaklah sulit. Cukup dengan pernak-pernik yang lucu, unik, dan enak dipandang mata maka semangat untuk bekerja pun akan muncul dengan sendirinya.

4. Sisihkan Waktu untuk Bersenang-senang
Bosan dengan rutinitas sehari-hari menjadi hal yang sangat wajar bagi seorang pekerja. Supaya tidak cepat bosan, sisihkan waktu untuk bersenang-senang.
Anda bisa memanfaatkan libur weekend untuk melakukan aktivitas yang sedikit berbeda dari biasanya. Misalnya, mendengarkan musik, rekreasi, bermain game, atau membaca buku.
Bersenang-senang dapat menyegarkan pikiran sehingga rasa stres dapat hilang dengan sendirinya. Pilihlah jenis aktivitas yang sudah pasti membuat diri senang. Bukan malah aktivitas yang membuat dirimu bertambah stres.
Jika sudah merasa lebih fresh, Anda pun akan kembali bersemangat saat bekerja. Dengan begitu, Anda kembali produktif untuk menyelesaikan tugas kantor yang diberikan bos.

5. Jauhkan Diri dari Masalah
Sikap bos atau rekan kerja yang sedikit menyebalkan tidak perlu diambil pusing. Masalah-masalah sepele saat bekerja tidak dapat dielakkan dan akan terus terjadi. Bagaimana cara Anda menyikapi masalah tersebut adalah kunci utama untuk menjauhkan diri dari stres.
Jika suatu masalah yang terjadi di kantor tidak ada kaitannya dengan kehidupan pribadi Anda, hindari masalah tersebut. Jangan ikut campur atas masalah orang lain agar hidupmu tenang. Semangat dan gairah Anda saat bekerja pun akan tetap terjaga karena Anda tidak terbebani oleh apa pun.

6. Berolahraga
Olahraga sangat dibutuhkan untuk menjaga stamina tubuh. Selain itu, olahraga juga bisa menghilangkan stres saat bekerja. Lakukan olahraga ringan setiap hari agar tubuh lebih bugar sebelum mulai beraktivitas di pagi hari.
Kalau Anda punya waktu lebih, pergilah ke gym untuk mendapatkan latihan peregangan yang lebih intens dari para trainer. Kombinasikan olahraga yang satu dengan olahraga lainnya agar Anda tidak pernah bosan saat berolahraga.

Do What You Love and Love What You Do
Agar semua pekerjaan terasa lebih ringan, cintai apa yang Anda kerjakan saat ini. Isi hari-hari Anda dengan aktivitas yang menyenangkan dan lakukan apa yang membuat Anda senang.
Tidak perlu terlalu memaksakan diri untuk menyelesaikan tugas lebih cepat dari deadline yang sudah ditentukan jika hal tersebut dapat melunturkan semangat dan gairah bekerja.